Minggu, 04 Agustus 2013

Catatan Yang Tertinggal Selama 40 Senja (2)

> Senja ke-5, di selasa yang penuh tekateki
   28 Mei 2013

Tangga itu, sebenarnya mengingatkan saya dengan sesuatu. Entah apa.. Tapi yang saya rasa, perut ini jadi tidak enak. Perasaan semacam saya yang sedang de javu.
Tangga itu, mengukir senyum sore itu. Entah apa, yang ada adalah sayap dari doadoa.


Saya tau, Dia yang akan memberikan apa saja kepada siapa saja yang Dia kehendaki.
Dan di senja yang ke-5 ini, Dia sudah menyuguhkan banyak pelajaran buat saya. Kali ini, saya lagilagi benarbenar melihat bahwa segala sesuatu itu hanya karena kehendak-Nya. Ia mencabut nikmat apa saja yang ada pada hamba-Nya. Apalagi jika hanya memberikan nikmat itu, yang bahkan seperti yang diistilahkan oleh teman sesama peserta dengan "Sesuatu yang sudah di luar kewajaran".
Menghafalkan 1 juz dalam sehari? siapa yang sanggup mengatakan itu adalah kewajaran?
Sayapun tidak sanggup. Maka ucapan "Barakallah" dari saya bagi yang sanggup untuk itu.

Ya Allah, teguhkan.. Ikhlaskan.. Semangati.. Mudahkan..


Kekaguman itu memuncak.. Kecintaan itu semakin terasa.. Tekad itu semakin menusuk.. Harap itu semakin melangit..Tinggi!
Maka biarlah Ia yang merengkuh segalanya. Biarkan Allah saja yang menyayangimu, menyemangatimu, saudari..
Jadilah hamba yang menyita semua perhatian setiap penduduk langit karena keikhlasanmu.

Sebenarnya banyak hal yang ingin saya bagikan padamu, tapi tak pernah ada sempat untuk itu. maafkan saya yang hanya bisa mengirimkan doadoa usang itu untuk semua hal tentangmu.

#Tangga itu, menjadi sekat berpintu,
  Harapku..

3 komentar:

HAPS DW mengatakan...

Selamat berbahagia menyambut syawal yang 6 ya :)

Unknown mengatakan...

Kok syawal sih, k?
kan blm slesai Ramadhannya?

Azure Biru mengatakan...

Berbahagialah...