Jumat, 02 Agustus 2013

Catatan yang Tertinggal Selama 40 Senja (1)

> Senja Pertama, Hingga Membuka Pagipagi yang sulit
   23 Mei 2013
    
    Sepuluh hari pertama, untuk alasan yang agak masuk akal, saya jadi sering merontaronta. Tapi lewat tulisan, jadi tidak mengganggu peserta daurah lain dengan kegaduhan jeritan cempreng saya.
Merengekkan apa saja, termasuk tentang doadoa baru saya,yang selalu saya paksakan, HARUS DIKABULKAN. padahan saya gak pernah nyadar, ‘saya ini siapa?’
Sering telupa tentang dosadosa, kita seringkali cenderung banyak meminta, banyak mengeluh, banyak menggugat.

Pasalnya, saya sedang sedih karena beberapa tragedi yang saya ada-adakan. Maksudnya, hanya saya yang menganggap itu adlah tragedy. Tentang idealisme yang mengusut. Cita yang makin kritis. Entah apa yang akan saya lakukan saat itu.
Saya, hanya memandangi kejadian demi kejadian, sambil berharap gak ada pengaruh psikologis tersendiri buat saya. (Ahaha..alay deh..:D)

Rabbi..Jaga, kuatkan, sabarkan, ikhlaskan, semangati,..!
Rabbi..Beri senyuman, beri kemudahan, beri kesempatan, beri cahaya..!

Tidak ada komentar: